Puisi Cinta : Romansa Senja Tak Lagi Sama

 Kumpulan Puisi Cinta Romantis : Langit Kita Tak Lagi Sama

Puisi cinta sejati dalam hentakan nuansa yang mungkin saja telah jauh berbeda dengan apa yang anda rasakan beberapa saat yang lalu. Dalam warna yang memang senantiasa akan nampak berbeda, tentu kita tak bisa dengan serta merta menafikan segala yang pernah terjadi. Bahwa mungkin saja kita akan mengalami tragisnya patah hati, itu adalah sesuatu yang memang tak bisa di hindari. Bahwa cinta akan tetap suci meski dalamnya pengkhianatan tak bisa di kira dengan indahnya. Cinta, sebuah hakikat yang melekat dalam setiap hamba. Dan hadirnya memang selalu timbulkan tanya dan misteri. Tentang kapan ia mulai tumbuh dan kapan ia akan sirna pergi.

Dari dalam diri, cinta berkibar menebar mimpi. Dari sekian banyak tangisan yang ada. cinta seakan tak peduli bahwa akan ada masa yang indah setelah semuanya kembali dalam buaian sunyi. Tidak! Jangan sekal-kali kita memandang hina setiap jengkal perkataan yang bertema agungnya romansa dalam nurani. Jiwa manusia selalu bisa memaafkan dan ego yang tertera akan menghalangi semua itu dengan sekali hentakannya saja. Indahnya perpaduan dua hati memang akan senantiasa di hiasi dengan pedihnya perpisahan dan dusta yang selalu ada. Cukup kita lapangkan hati dan terima semuanya dengan sederhana saja.

puisi cinta sejati terbaru

Menafsir Rindu

Seperti apa kau menafsir sepi?

Seperti dingin yang hilang gigil

Dan malam hanya menyetubuhi hening

Lilin-lilin leleh dari batang yang panjang

Angin enyah tanpa suara

Seperti apa kau menafsir rindu?

Seperti empedu beraroma madu

Beradu,

Kalah

Dan lelah

Lelah: saat rebah bertaut gelisah

=======================
KeTiKa SeGaLa iNDaHMu MuLai RaJaKaN aNGaNKu

DiaM TeRBuNGKaM
DiSeBuaH BaNGKu Tua
KaLa SeNJa

MuLai aBu aBuKaN MaYaPaDa
HaNYuTKaN JiWaKu
DaLaM LaMuNaN
MaTaHaRi YaNG MaSiH MeNYiSaKaN BaRa
PaNaSNYaPuN TaK LaGi BeRaSa

KeTiKa SeGaLa iNDaHMu MuLai RaJaKaN aNGaNKu
NYeRi TeRaSa
SePeRTi PeRiH Di uJuNG LuKa
KeTiKa aKu SaDaR

KaMu HaDiR DaLaM HiDuPKu
HaNYa SeBaTaS uNTuK KuCiNTai
NaMuN TaK PeRNaH BiSa KuMiLiKi
By : SaNG PeNCiNTa

=====================
UNTUK CINTA

Untuk cinta

yang rela mengisi jiwa pencinta
Untuk rindu
Yang rela menitikan air mata cinta
Untuk setia
Yang rela menanti demi cinta

Aku masih disini kekasih
Menyanyikan lagu-lagu cinta
Berharap bias-bias rindu
Menjelma dirimu

Aku masih disini kekasih
Menciptakan kata kata cinta
berharap menjadi mantra
Yang menghadirkan dirimu

Aku masih disini kekasih
Bersama cinta dan kerinduan
Sambil berharapengkau dapat
Menemuiku

By:rio nurhayat
====================
Melukis langit

Karya: R. Nur

Aku ingin melukis langit dikedua bening matamu

agar aku dapat selalu menatapmu

sungguh, tidakkah engkau tahu?

temu belum mampu menghapus segala rindu

yang setiap sa’at datang mengganggu

Engkau dan aku masih saja temanggu menatap dunia

yang selalu menipu

kita adalah makhluk-mahkluk lucu

memimpikan dunia tanpa tipu daya

Sebentar lagi pagi tiba

dan engkau akan kembali menjalani hidup ini

seandainya saja aku mampu melukis langit dikedua bening matamu

sebelum segalanya berlalu

Aku akan tetap disini

menuliskan cerita-cerita kita yang sempat kita jalani

menuliskan kisah-kisah manusia yang merindukan cinta sejati

Namun sebelum itu

izinkanlah aku melukis langit dikedua bening matamu

agar aku selalu dapat menatapmu
=====================

SENTUHAN CINTA

Cinta

bisa datang dari mana saja

lalu bersemayam di hati

karena itu ia selalu menjadi urusan hati

Ketika cinta tiba-tiba datang

panahnya menghujam jantungmu

perasaan cinta datang tak bermata, buta

ia datang hanya dipandu oleh rasa

Dengan rasa

cinta memilih jalannya sendiri

ia tidak pernah salah memilih jalannya

meski jalan itu berduri, terjal, dan berliku-liku

Seberat apa pun jalan yang dilalui

seterjal apa pun halangan yang menghadang

seindah atau sekejam apa pun cinta yang kau rasa

ia tetaplah sesuatu yang menyentuh di hati

By: Beni Guntarman
=====================

AKU INGIN

aku ingin kau berdoa

untukku yg selalu terjaga

di malam-malam yg gulita

ketika sepi menghentak waktu

aku bersembunyi dari gelap

yg menjelma ragu

juga dingin yg mencipta rindu

aku ingin kau berdoa

untukku yg selalu terjaga

hingga aku berselimut

di pagi yg menjemput

By:Royhana Fauziah
==================

Tentang Rindu

Kau tahu sulitnya mengucap rindu,
Ketika kita sudah tak lagi bersama.
Kau dan dia tlah mengadu rasa,
Aku disini mengemban asa.

Padahal kita tak pernah berucap kata pisah.
Namun keadaan membuat semuanya resah.
Aku yang bodoh menunggu di pintu hatimu,
Atau kau yang hanya memberi harapan palsu.

Adalah kita…
Yang dulu pernah berdua,
Memadu cinta,
Dan bertukar cerita.
Yang kini hanyalah sepi,
Memilih sendiri dan menepi.

Karena kita tak pernah berjanji,
Berikrar untuk menjadikan semuanya abadi.

(by:Mira W)
====================

Kucari Kau ..

By : Yanti SPd Chaniago

Kucari kau rembulan
tuk menyinari jiwa temaram
menerangi hati yang risau
enyahkan kabut dalam angan

Kucari kau sang bintang
tuk mencerahkan rasa bimbang
menemukan asa yang hilang
indahkan mimpi gersang

Kucari kau sang bayu
tuk menyejukkan resah kalbu
mendamaikan nurani gundah
sampaikan rindu mendesah

Kumohon dampingi aku malam ini
sirnakan senyap relung hati
lenyapkan rasa sunyi
agar asa kembali
bernyanyi

Bengkulu, 6 Juni 2014
=======================

Kala

Dulu sempat kita bercengkerama,
memadu kasih dan tawa
Ada hal yang tak pernah direka,
semua mengalir apa adanya
Indah layaknya surga dunia

Ada suara, ada dendang diiringi gitar tua
Semua mengalun layaknya memetik asa

Adalah kita…
Semua masa yang tak pernah terlupa,
dengan dua gelas kopi dan lembayung Jingga
Hingga akhirnya sepi yang memisahkan kita

(by: Mira W)

=====================

” Malam Hilang Wajah “

By : ” Yanti SPd Chaniago “

Malam hilang wajah
ketika rembulan sembunyi
bermalas-malasan di peraduan

Malam hilang wajah
ketika sang bintang menyepi
lenyap ditelan gumpalan awan

Malam hilang wajah
ketika kunang-kunang berlari
enggan berbias sinar di temaram

Malam hilang wajah
ketika jangkrik ta’ bernyanyi
hilang nada di senyap kesunyian

Malam hilang wajah
ketika sapamu tinggal memori
sirna dalam penggal bait kenangan

Bumi Rafflesia , 3 Maret 2014 ..
=====================

Andai

By : Yanti SPd Chaniago

Andai kau masuk ke hayalku
Hanya namamu yang ada di sana
Andai kau masuk ke mimpiku
Hanya bayangmu yang ada di sana

Andai kau dengar jerit hatiku
Hanya rindumu yang ada di sana
Andai kau dengar ungkapan rasaku
Hanya cintamu yang ada di sana

Masuklah ke telingaku
Agar kau bisa mendengar
Setiap kata dan suara hatiku
Yang lukiskan semua tentangmu
Tentang asa dan rasa bersamamu
=====================

Goresan Hati

By ; Yanti SPd Chaniago

Kala rindu mencekam
Kristal jatuh berserakan
Menahan dingin merebak
Menanti kasih tiba menyapa

Dalam bisu ku merenung
Dalam diam ku berharap
Dalam semu ku merindu
Dalam sepi ku bermimpi

Rindu makin menggebu
Rasa kian menggelora
Hati kian tak menentu
Asa kian membahana

Akankah semua ini nyata
Atau hanya hayal belaka
Ku titip harap dalam do’a
Agar rindu ku tak sia-sia
=====================

Aku merindukanmu

By : Yanti SPd Chaniago

Aku merindukanmu

karena getaran jiwaku

bukan karena mimpiku

Aku menyayangimu

karena perasaan hatiku

bukan karena hayalanku

Dan aku mencintaimu

karena tulusnya kasihmu

bukan karena pesonamu

Rinduku selalu untukmu

Kuharap kaupun begitu
====================

Anugerah Terindah

By : Yanti SPd Chaniago

Tetes cinta jatuh di pangku rindu
kuharap hadirmu dalam dekapku
Di jalan sayang menuju kasihmu
tak henti ku raba bias bayangmu

Saat ku tatap wajah rembulan
dirimu hadir dalam pandangan
Saat ku pandang sinar mentari
bayangmu hadir mengais hati

Ohhhh Tuhan ..

Bagai mimpi, aku ta’ percaya
serasa berkhayal di alam nyata
Saat kau buka pilar tabir rahasia
saat kau ungkap kan semua rasa

Cinta bersemi di antara kita
walau selama ini terselubung
Ternyata kau rasa yang ku rasa
hanya tu’ bicara lidah ta’ mampu

Tak sanggup ku ungkap rasa bahagia
tak mampu ku bendung emosi jiwa
Terucap syukur pada yang kuasa
untuk karunia anugrah terindah
Smoga ta’ hanya sebait kisah
====================

Arti Hadirmu

By : Yanti SPd Chaniago

Saat mata ini terpejam
Kau yang selalu terbayang
Menghapus segala gamang
Dan resah yang mengundang

Saat mata ini terbuka
Bayangmu selalu menyapa
Memberiku senyum bahagia
Dan hapuskan segala prasangka

Tak mampu ku bayangkan kini
Hidup tanpa hadir dirimu di sisi
Tidur tanpa bayangmu di mimpi
Bangun tanpa sapaan mu di hati

Andai terbuka tabir hatimu
Ijinkan aku menoleh ke sana
Andai terbuka ruang rindumu
Ijinkan aku tuk masuk ke sana
===================

Bahasa Hati

By : Yanti SPd Chaniago

Kalau kau tanya bibirku
Mungkin lidahku bisa berdusta

Kalau kau tanya hatiku
Mungkin rasaku susah kau baca

Tapi coba kau tanya hatimu
Pasti kau kan temukan jawabnya

Karena hatimu pasti bisa merasa
akan cintaku yang tiada tara

===================
Puisi romantis
===================

Bintang Pujaan

By : Yanti SPd Chaniago

Saat kerlip bintang bertebaran
Tebar pesona di langit malam
Dari jauh terlihat begitu indah
Gemerlap sungguh menggoda

Saat dihadapkan banyak pilihan
Kala semua begitu menggiurkan
Namun hati nurani kan temukan
Dan tunjuk satu bintang idaman

Dialah ….. sang bintang pujaan
Cinta sejati yang tak tergantikan
==================

Menafsir Rindu

Buatmu Belahan jiwaku

By : Yanti SPd Chaniago

Sebening tetesan embun
bergelayut di ujung daun
Selembut senyum mentari
sapa kelopak indah berseri

Semerdu alunan nyanyian
kicau burung diujung dahan
Selembut belaian sang bayu
yang bertiup semilir syahdu

Sesejuk air telaga pegunungan
nan gemericik penuh keindahan
Seindah kelopak indah berseri
nan semerbak harum mewangi

Ijinkan kuketuk pintu hatimu
Selamat pagi belahan jiwaku
bukalah kisi jendela rindumu
rasakan lembutnya sapaanku
semaikan di relung kalbumu

Kan ku warnai kanvas hatimu
dengan lukisan tulus cintaku
kan ku tulisi lembar jiwamu
dengan goresan isi kalbuku

Agar hatimu seindah pelangi
dan bahagiamu ta’ hanya fantasi

Next : Puisi Cinta Romantis : Kabut Semu Dalam Hadirmu

Next : Puisi Cinta Sedih Patah Hati Dan Galau

Teruntai dengan sangat sepadan. atas apa yang di dendangkan dalam alunan syair puisi cinta. Beradu dengan sembilu dan juga kuntum bunga merah dalam senja. Cinta akan senantiasa ada, dalam tawa dan nestapa.

Related Posts